5 Pengumpulan Data dari Scopus
Cara membangun query yang efektif dan mengekspor data
- Memahami sintaks query Scopus (TITLE-ABS-KEY, AND/OR/NOT)
- Membangun query yang komprehensif untuk topik penelitian
- Menerapkan filter yang tepat (tahun, jenis dokumen, bahasa)
- Mengekspor data dalam format CSV yang siap dianalisis
5.1 Akses Scopus
Scopus dapat diakses melalui beberapa cara:
| Jalur Akses | Keterangan |
|---|---|
| Institusi | Login melalui jaringan kampus atau VPN institusi |
| SINTA/DIKTI | Beberapa institusi di Indonesia mendapat akses melalui SINTA |
| Perpustakaan Nasional | Akses via e-resources.perpusnas.go.id |
| Scopus Preview | Akses terbatas tanpa login di scopus.com |
5.2 Memahami Sintaks Query Scopus
5.2.1 Operator Logika Dasar
5.2.2 Sintaks Wildcard dan Proximity
WILDCARD & PROXIMITY OPERATORS:
================================
1. WILDCARD (*) — cocokkan apapun di posisi itu
Contoh: learn* → learning, learner, learned, learns
2. TANDA KUTIP (") — frasa persis
Contoh: "machine learning" → persis kata-kata itu
3. W/n — kata dalam jarak n kata
Contoh: machine W/2 learning → machine harus
dalam 2 kata dari learning
4. PRE/n — urutan kata (ordered)
Contoh: machine PRE/2 learning → machine muncul
sebelum learning dalam rentang 2 kata
5. {} — abaikan tanda baca
Contoh: {self-hosted} → self hosted atau self-hosted
5.3 Membangun Query yang Efektif
5.3.1 Strategi Query Berlapis
Pendekatan terbaik adalah memulai dari yang sempit lalu melebar:
STRATEGI MEMBANGUN QUERY (3 Lapis):
LAYER 1 — Query Inti (hanya kata kunci utama):
TITLE-ABS-KEY("machine learning" AND "education")
→ Cek jumlah hasil. Jika < 200: perluas ke Layer 2
LAYER 2 — Tambahkan Sinonim dengan OR:
TITLE-ABS-KEY(
("machine learning" OR "deep learning" OR
"artificial intelligence" OR "neural network")
AND
("education" OR "learning" OR "e-learning"
OR "higher education")
)
→ Jika masih < 200: perluas ke Layer 3
LAYER 3 — Tambahkan Variasi Ejaan/Konteks:
TITLE-ABS-KEY(
("machine learning" OR "ML" OR "deep learning" OR
"artificial intelligence" OR "AI" OR "neural network")
AND
("education" OR "learning" OR "e-learning" OR
"higher education" OR "university" OR
"student" OR "academic")
)
5.3.2 Template Query Siap Pakai
5.4 Filter Pencarian Scopus
5.4.1 Filter yang Direkomendasikan
FILTER STANDAR YANG DIREKOMENDASIKAN:
Jenis Dokumen (DOCTYPE):
[ar]Article (Artikel Jurnal) — ✅ Wajib[re]Review (Artikel Review) — ✅ Wajib[cp]Conference Paper — ⚠️ Opsional[bk]Book (Buku) — ❌ Biasanya dihilangkan[ch]Book Chapter — ❌ Biasanya dihilangkan
Bahasa (LANGUAGE):
[english]Bahasa Inggris — ✅ Standar internasional[indonesian]Bahasa Indonesia — ⚠️ Terbatas di Scopus
5.4.2 Menentukan Rentang Tahun
PANDUAN RENTANG WAKTU:
| Skenario | Rekomendasi | Contoh |
|---|---|---|
| Topik sangat baru (< 5 tahun) | Semua tahun (tanpa filter tahun) | 2022-2026 |
| Topik berkembang (5-15 tahun) | 10-15 tahun terakhir | 2012-2026 |
| Topik mapan (> 15 tahun) | 10-20 tahun terakhir | 2007-2026 |
| Fokus tren terkini | 5 tahun terakhir | 2022-2026 |
5.5 Proses Ekspor Data dari Scopus
5.5.1 Langkah-Langkah Ekspor
Masuk ke Scopus → klik tab “Search” → pilih “Document search”
Masukkan query di kolom pencarian → tekan Enter atau klik Search
Terapkan filter di panel kiri (tahun, jenis dokumen, bahasa, area subjek)
Pilih semua dokumen: centang kotak di header → “Select all” (maksimal 2000 per ekspor)
Klik “Export” → pilih format CSV → pastikan semua field tercentang
Field yang wajib dipilih: Citation information, Bibliographical information, Abstract & keywords, Funding details, Other information
5.5.2 Format Ekspor: CSV vs BibTeX
PERBANDINGAN FORMAT EKSPOR SCOPUS:
| Aspek | CSV | BibTeX |
|---|---|---|
| Format file | scopus.csv | scopus.bib |
| Kemudahan import | Sangat mudah | Perlu parsing tambahan |
| Kelengkapan metadata | Lengkap | Lengkap |
| Dukungan bibliometrix | ✅ Sangat baik | ✅ Baik |
| Rekomendasi untuk pemula | ✅ Direkomendasikan | ⚠️ Untuk yang berpengalaman |
5.6 Validasi Data Sebelum Analisis
Setelah mengunduh file CSV, lakukan pengecekan awal:
5.7 Checklist Sebelum Lanjut ke Modul Berikutnya
Simpan query Scopus Anda dalam file teks atau dokumen Word! Ini penting untuk: - Reproduksi analisis di kemudian hari - Pelaporan metodologi dalam laporan/artikel - Audit jika hasil perlu diverifikasi