9 Analisis Jaringan Bibliometrik
Co-authorship, keyword co-occurrence, dan kolaborasi institusi
- Memahami konsep analisis jaringan dalam bibliometrika
- Membangun matriks jaringan dengan
biblioNetwork() - Membuat visualisasi jaringan co-authorship
- Menganalisis jaringan co-occurrence kata kunci
- Menginterpretasikan metrik jaringan (degree, density, centrality)
9.1 Alur Seleksi Literatur (PRISMA)
Sebelum melakukan analisis jaringan, artikel yang akan dianalisis harus melalui proses seleksi sistematis mengikuti panduan PRISMA 2020 (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses).
(Untuk memvisualisasikan alur seleksi ini, Anda dapat menggunakan PRISMA 2020 Shiny App)
9.2 Konsep Dasar Analisis Jaringan
Dalam bibliometrika, jaringan (network/graph) terdiri dari:
- Node (simpul): Entitas yang dianalisis (penulis, kata kunci, institusi, dokumen)
- Edge (sisi): Hubungan antar entitas (co-authorship, co-occurrence, co-citation)
- Bobot (weight): Kekuatan hubungan (berapa kali dua entitas muncul bersama)
| Jenis | Node | Edge Berarti | Parameter biblioNetwork |
|---|---|---|---|
| Co-authorship | Penulis | 2 penulis menulis bersama | analysis="collaboration", network="authors" |
| Keyword Co-occurrence | Kata Kunci | 2 kata kunci muncul dalam artikel yang sama | analysis="co-occurrences", network="author_keywords" |
| Co-citation | Dokumen | 2 dokumen disitasi bersama | analysis="co-citation", network="references" |
| Bibliographic Coupling | Dokumen | 2 dokumen berbagi referensi yang sama | analysis="coupling", network="references" |
| Institution Collaboration | Institusi | 2 institusi berkolaborasi | analysis="collaboration", network="universities" |
9.3 Setup & Data
9.5 Jaringan Co-Occurrence Kata Kunci
Jaringan kata kunci menunjukkan tema-tema yang sering muncul bersamaan.
9.5.1 Membangun Matriks Kata Kunci
9.5.2 Visualisasi Jaringan Kata Kunci
9.6 Statistik Jaringan — Interpretasi
9.7 Ringkasan: Cara Membaca Jaringan
| Elemen | Makna |
|---|---|
| Ukuran node | Semakin besar = degree lebih tinggi = semakin sentral dalam jaringan |
| Ketebalan edge | Semakin tebal = semakin sering berkolaborasi (jumlah paper bersama) |
| Warna node | Warna sama = satu komunitas/klaster (kelompok yang sering berkolaborasi) |
| Posisi node | Di tengah = lebih sentral; di pinggir = lebih perifer |
| Isolated node | Node tanpa koneksi = tidak berkolaborasi; biasanya disembunyikan dalam visualisasi final |
9.7.1 Latihan Modul 07
Betweenness centrality mengukur seberapa sering sebuah node berada di jalur terpendek antara dua node lainnya. Kata kunci dengan betweenness tinggi adalah jembatan antar tema — menghubungkan cluster-cluster yang berbeda. Ini sering menjadi kata kunci yang paling interdisipliner atau crosscutting.